AS Kebakaran Jenggot,Perancis Akan Mendukung Palestina Di PBB

Kelihatannya Paman Sam akan kembali kebakaran jenggotnya karena sangat jengkel  kepada politik Perancis terkait Palestina, sebagaimana telah  dilakukan Presiden  Nikholas  Sarkazy  saat Palestina  diterima  menjadi salah satu negara  anggota UNESCO tahun 2011 lalu. Hal itu dilakukan Perancis ketika   pertemuan  UNESCO diadakan di Paris,Perancis.Dan hal serupa akan dilakukan kembali oleh  Perancis, ketika  Presiden Mahmud Abbas  berupaya keras untuk  minta Palestina  menjadi nonanggota di PBB,  status yang lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya sebagai peninjaunya saja .

Strategi politik Perancis terkait perjuangan Palestina dari penjajahan Zionis Israel, selalu berseberangan dengan Washington dan  akan di lakukan  kembali oleh Perancis dibawah pimpinan Presiden Perancis sekarang Francois  Hollande. Presiden Francois Hollande sejak dalam kampanye jelas-jelas  mengatakan akan mendukung status nonanggota Palestina di PBB, sehingga status Palestina itu serupa dengan  Vatican di PBB.

Dalam konteks ini Menteri Luar Negeri (Menlu) Perancis, Laurent  Fabius  dalam pidatonya di Majelis Rendah parlemen Perancis Selasa 27 November 2012 menegaskan sikap politik Perancis, bahwa akan mendukung upaya Palestina untuk mendapatkan status nonanggota PBB.Sikap Perancis itu bukanlah sesuatu yang baru, akan tetapi merupakan sikap politik Perancis selama ini terhadap Palestina, ujarnya lagi di depan sidang majlis rendah Parlemen Perancis tersebut.

Sikap itu pertama sekali ditegaskan oleh Presiden Perancis, Francois Mitterrand saat berpidato di depan sidang Parlemen Israel Knesset  tahun 1982. Selanjutnya kemudian ketika Presiden Perancis, Nicholas Sarkazy  mendukung Palestina menjadi anggota UNESCO, dan sekarangpun Perancis akan bersikap sama dengan sebelumnya, ujar Laurent Fabius di depan Sidang Majlis rendah Parlemen Perancis tersebut.

Mendengar sikap pemerintah Perancis seperti itu, Laurent Fabius mendapat tepukan tangan yang meriah dari anggota Parlemen Perancis itu, karena siapapun yang memerintah di Negara Perancis sejak dulu sampai sekarang  terkait Palestina mereka kelihatannya sama sikapnya yang berlawan dengan AS dan Zionis Israel. Karenanya dalam Sidang Majelis Umum PBB akan diadakan pemungutan suara terkait peningkatan status Palestina di PBB, yang di jadwalkan berlangsung akhir pekan ini. Perancis bisa diandalkan oleh Presiden Palestina, Mahmud Abbas.

Sejak tahun lalu sebenarnya ratusan negara sudah mendukung palestina menjadi anggota penuh PBB, namun  karena veto AS saja sehingga hal itu mengalami kegagalan. Sementara dua anggota tetap PBB lainnya, Rusia dan Tiongkok memang sudah menjalin hubungan diplomatik dengan Palestina sebagaimana Indonesia dan ratusan negara GNB, OIC dan juga beberapa negara EU seperti Islandia, Austria dan  negara-negara di kawasan  Skandinavia. Dalam hal ini sikap AS sudah jelas dipastikan akan tetap menghalanginya, yang menyebabkan semakin terpuruknya Paman sam di kawasan Arab dan dunia muslim lainnya.

Sementara dari kawasan Amerika Selatan, yang masih tetap menolak pengakuan terhadap Negara Palestina adalah Peru, tetapi negara-negara lainnya sudah mengambil langkah-langkah sebaliknya seperti Kuba, Nicaragua, Venezuela, Bolivia, Chili, Argentina, Brazil dan sebagainya. Jadinya sekiranya PBB itu demokratis tidak dimonopoli oleh beberapa negara saja yang memenangi PD ke dua hingga mereka saja yang  memiliki hak veto itu, maka Palestina sejak  dulu sudah menjadi anggota PBB sebagaimana negara lainnya di dunia.

Dalam konteks inilah sehingga berbagai negara berkembang menuntut supaya struktur PBB  yang  tidak demokratis itu dirubah, sehingga  anggota tetap PBB yang memiliki hak veto itu tidak hanya kelima negara tersebut tetapi dimasukkan beberapa negara lagi supaya lebih adil dan demokratis. Dan juga sidang majelis Umum PBB itu tunduk kepada suara mayoritas, sebagaimana  ciri-ciri dari lembaga yang demokratis.

(luar-negeri.kompasiana.com/muhibbulislam.wordpress.com)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s