Hormat Kepada Bendera RI Hukumnya Haram !

muslimdaily.net: Salah satu ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Ridwan, berpendapat bahwa memberikan hormat kepada bendera adalah tindakan yang tidak diperbolehkan.

Dia berpendapat, manusia tidak sewajarnya menghormati sebuah benda, termasuk bendera. Menurut dia, yang seharusnya dihormati adalah orang yang lebih tua dari kita secara usia. Cara menghormati pun harus ditunjukan dengan etika salah satunya memberikan salam.

“Saya berpendapat seperti ini karena sudah melakukan diskusi dengan sejumlah guru besar di Timur Tengah. Mereka berpendapat bahwa menghormati bendera itu hukumnya haram,” kata Cholil Ridwan sebagaimana dikutip dari okezone, Selasa (22/3/2011).

Namun, Cholil menegaskan bahwa pendapatnya tersebut adalah bersifat pribadi dan tidak membawa lembaga MUI. Sebab, kata dia, MUI belum pernah mengeluarkan fatwa demikian. “Ini hanya pendapat saya pribadi, bukan MUI,” tandasnya.

Bahkan, di salah satu media keagamaan, Cholil secara rinci menuliskan alasannya tentang haramnya hukum menghormat kepada bendera. Cholil mengaku tidak khawatir jika pendapatnya tersebut menimbulkan kontroversi.

“Dalam persoalan seperti ini pro-kontra biasa. Ulama saja masih berdebat soal fatwa haram rokok. Satu sisi ada yang mengharamkan, tapi sisi lain banyak juga ustaz yang merokok. Lagi pula, pendapat saya ini merupakan referensi dari guru besar di Timur Tengah,” tukasnya.

Pendapat HTI

Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto berpendapat, hormat kepada bendera akan menjadi haram hukumnya jika berniat untuk mensucikan benda tersebut. Namun, jika hanya sepintas seremonial saja, tidak menjadi masalah.

“Kalau hormat ke bendera sampai nangis, bahkan sampai benderanya dicium itu bisa dikatakan haram karena cenderung syirik,” kata Ismail sebagaimana dikutip dari okezone, Selasa (22/3/2011).

Bahkan menurut dia, pernyataan seperti itu tidak hanya ditujukkan kepada bendera. Tetapi, seluruh benda yang terlalu disucikan oleh manusia.

“Bahkan jika dalam upacara ada istilah hormat kepada inspektur upacara dan niatnya untuk mengkultuskan inspektur sebagai orang suci itu bisa juga dikatakan syirik,” tandasnya.

Pendapat JAT

Pernyataan pribadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Ridwan, mengenai pengharaman melakukan hormat kepada bendera juga mendapat dukungan dari Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir.

JAT menyebut hormat kepada bendera sama dengan penyembahan terhadap berhala.

“Bagi kita apapun itu hormat dalam konteks ibadah haram hukumnya, penghormatan hanya pantas dilakukan kepada Allah,” ujar Direktur JAT Media Center Sonhadi dikutip dari okezone, Rabu (23/3/2011).

Dia menjelaskan, polemik haram atau tidaknya hormat terhadap bendera ini sudah sejak lama diperdebatkan, yaitu sejak zaman Presiden Soekarno. Kala itu seorang tokoh Persatuan Islam, Ahmad Hassan juga berpendapat bahwa penghormatan terhadap bendera hukumnya haram.

“Memang pada hakikatnya itu jelas haram, karena hormat dilakukan terhadap yang semestinya. Meski masih dikaji lagi, tapi saya kira perlu ada ketegasan dalam hal ini,” tukasnya. (muslimdaily/oke)

About these ads

One comment on “Hormat Kepada Bendera RI Hukumnya Haram !

  1. Liatlah para koruptor yang selalu “hormat bendera” setiap kali upacara bendera, justru mereka adalah orang-orang yang selalu berusaha mencari keuntungan pribadi/kelompoknya walaupun negara NKRI yang mereka “hormati” ini dalam keadaan memprihatinkan, namun mereka justru tetap ingin menghancurkan NKRI ini. Apa yang telah mereka perbuat untuk NKRI ini, apa ada jaminan kalau seorang penghormat bendera adalah patriotis, pancasilais, nasionalis ??????? jawabannya: Tidak ada jaminan, Tidak ada jaminan, Tidak ada jaminan, Tidak ada jaminan, 1000,- X Tidak ada jaminan, 1.000.000,- Tidak ada jaminan
    Wahai para pemimpin!!!, wahai para pejabat!!! sadarlah, sadarlah, sadarlah, sadarlah, sadarlah, permasalahan seperti itu (tidak hormat bendera) adalah permasalahan kecil yang dibesar-besarkan, masalah itu tidak akan menghancurkan NKRI ini, mereka adalah orang-orang yang setia 100% kepada NKRI ini insya Allah, lihatlah kejadian-kejadian yang meronrong negara NKRI ini, siapa para patriotisme yang berani mempertaruhkan nyawanya maju ke depan membela dan menjaga negara NKRI ini, mereka itulah yang maju untuk berjuang mempertahankan NKRI ini. Sebaliknya justru yang menghancurkan negeri kita ini adalah: orang-orang yang berbuat syirik (walaupun saya tidak meyakini syirik terhadap orang yang hormat bendera), Perbuatan kufur, Zina & Pelacuran, Narkoba & Miras, Perampokan Berdasi (Para Koruptor), dan perbuatan-perbuatan maksiat lainnya. Negara kita ini morat-marit justru karena perbuatan para pelaku maksiat itu, dan tidak ada sedikitpun konstribusi mereka yang tidak hormat bendera itu untuk merusak NKRI ini apalagi menghancurkannya, hormatilah keyakinan mereka!!! kita tidak mungkin paksakan mereka dengan sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan mereka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s